"Aku ... menyesal, cukup menyesal karena wanita itu malah menjebakku. Sialan sekali, entah kenapa aku bisa terjebak dalam perangkapnya, padahal aku sudah berbaik hati menolongnya," ucapku sebal.

"Kalau itu yang ada dalam hatimu, maaf kamu tidak pantas mendiami surga, hati yang kotor tidak disukai di sana. Masuklah kamu ke dalam neraka, tempat itu yang cocok untukmu. Tapi jangan khawatir, walau ini neraka ... tempatnya berada paling atas, ini neraka paling ringan untukmu, karena walau kamu menyesal menolong wanita itu, tapi setidaknya kamu masih punya niat baik."

"Ap ... apa? Neraka? Kenapa bisa? Padahal kan aku sudah berbuat baik ...." jawabku tidak percaya.

"Ya, semua berawal dari hati. Keikhlasan adalah kunci dari tes terakhir ini, dan kamu gagal." 

Cahaya itu membawaku ke dalam tempat yang paling mengerikan yang pernah kulihat, sangat menyeramkan dan banyak makhluk aneh di dalamnya, aku sungguh menyesal tidak menggunakan kesempatan keduaku dengan baik, inilah balasannya. 


Fin